Kegiatan

14 Sep

Laporan Qurban Runaway 1439H

Setelah melakukan perjalanan panjang Bandung – Rancabuaya dari tengah malam hingga shubuh, 60 relawan senyum indonesia yang merupakan gabungan dari mahasiswa dari berbagai kampus di kota Bandung kembali melanjutkan perjalanan menuju desa gunamekar. Jalanan terjal nan berbatu mengharuskan relawan berpindah dari mobil-mobil keluarga dan menggunakan truk sebagai moda transportasi berikutnya hingga bisa menjangkau kampung pilar, sebuah kampung kecil nan terisolasi di desa gunamekar yang di gunakan sebagai pusat aktivitas baksos Qurban Runaway tahun 2018 ini. Desa Gunamekar merupakan salah satu desa...

11 Jun

Pelajaran Hidup di Kaki Gunung Cikuray (Ramadhan Cinta 2018)

Hasrat saya tumbuh menggema bersamaan dengan dikeluarkannya ultimatum untuk segera mengumpulkan tugas besar Operational Research. Tepat jam 11 malam, tugas itu berhasil diselesaikan. Jam 12 malam, tiba lah saya di sebuah asrama di daerah Tubagus Ismail, tempat kami (relawan) berkumpul untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan ke empat daerah pelosok di Garut. Jam 3 dinihari, setelah melalui tidur singkat, saya terbangun dan bersiap untuk menyantap makanan sahur. Tepat satu jam setelahnya, saya masih belum tahu akan ditempatkan di daerah mana. Pilihannya ada empat: Rancabuaya, Bayongbong, Cikajang,...

21 Mei

Serunya Wisata Hati di Baruear, Cigedug (Ramadhan Cinta 2018)

“Selalu banyak tempat untuk mengambil sedikit pelajaran” Mungkin kalimat yang tepat betapa banyak pelajaran dalam perjalanan social travelling. Adalah 10 relawan Senyum Indonesia yang berkesempatan bersilaturahim dengan warga setempat untuk membagikan kisah dan hikmahnya untuk kita semua. Baruear, sebuah kampung di pelosok garut. Banyak warganya yang hidup dengan kekurangan. Namun, warganya hidup dengan harmonis dan bahagia disana. Anak – anaknya diajak sejak dini menuntut ilmu agama dengan diadakannya 2 sekolah agama pada setiap sore hari. Alhasil, bacaan mereka sangat fasih membaca qur’an...

15 Mar

Pendaftar Peserta Maret Merit 2018 Membludak

Menjelang diadakannya Maret Merit pada 30 – 31 Maret 2018, tim screening Senyum Indonesia telah melakukan pencarian calon peserta ke jalanan Kota Bandung. Setelah 3 hari pencarian, dari 20 pasang tuawisma yang kami targetkan ternyata terdaftar 52 pasang calon pengantin Mereka yang terdaftar sebagian besar adalah pasangan yang sudah lama hidup bersama bahkan sudah mempunyai keturunan tanpa menikah. Bertambahnya jumlah pendaftar hingga hampir 200 % ini, membuat anggaran acara membengkak 2 kali lipat, tapi kami tidak memiliki pilihan lain kecuali menikahkan semuanya...

10 Feb

Ayo Bantu Tunawisma Kota Bandung untuk Menikah (Maret Merit 2018)

  Senyum Indonesia memiliki kegiatan sosial tahunan yaitu Maret Merit.Maret merit 2018 adalah acara nikah masal untuk tunawisma Kota Bandung yang kesulitan untuk menikah dikarenakan faktor biaya dan status sosial mereka di masyarakat. Tak jarang karena kesulitan tersebut banyak dari mereka yang akhirnya terjerumus kepada perzinahan Salah satu pasangan di Maret Merit 2013 Bukan tak mau, bukan tak ingin. Tapi Pernikahan, akad dan resepsi adalah sesuatu yang terlampau tinggi untuk seorang tunawisma wujudkan, bahkan mungkin hanya untuk sekedar dimimpikan. masalah ekonomi dan status sosial di masyarakat menjadi kendala utama yang harus mereka hadapi. Ditambah...

27 Des

Laporan Kegiatan Manuk Hiber 2017

  Alhamdulillahirabbil’alamin, atas izin Allah acara Khitan Massal “Manuk-Hiber” telah terlaksana dengan lancar. Dari 53 peserta khitan yang mendaftar, ada 49 anak sholeh yang dikhitan dan mendapatkan sejumlah bingkisan berupa Al-Qur’an, Sajadah, Alat Tulis, dll. Acara Dauroh Anak, Pembagian Mushaf Al-Qur’an ke beberapa DKM, Tabligh Akbar, dan Pesta Rakyat sebagai pemeriah pun Alhamdulillah berjalan dengan lancar. Berikut adalah beberapa dokumentasi kegiatan Khitan Massal “Manuk-Hiber” Khitan Massal Jazakumullahu Khairan Katsiron. Terima kasih kepada semua donatur yang telah menginfaqkan sebagian hartanya. Semoga bisa menjadi pemberat amal baik kita di...

01 Nov

Bantu Anak Pelosok Berkhitan dengan Aman (Manuk Hiber 2017)

Latar Belakang Pernah sekali dalam perjalanan baksos senyum indonesia, ada seorang anak yang datang dengan ibunya yang berpakaian lusuh ke balai pengobatan. Mereka ikut mengantri bersama puluhan warga sakit lainnya yang didominasi oleh kaum jompo. Mereka datang dengan mengeluhkan berbagai penyakit yang biasanya sudah selama bertahun-tahun mereka alami. Dari maagh, sakit kepala, asam urat, rhematik, darah tinggi, katarak hingga penyakit berat seperti tumor dll. Uniknya, anak dan ibu ini datang dengan kisah yang berbeda, sang anak sudah sangat ingin di khitan, sampai-sampai...