Setelah melakukan perjalanan panjang Bandung – Rancabuaya dari tengah malam hingga shubuh, 60 relawan senyum indonesia yang merupakan gabungan dari mahasiswa dari berbagai kampus di kota Bandung kembali melanjutkan perjalanan menuju desa gunamekar. Jalanan terjal nan berbatu mengharuskan relawan berpindah dari mobil-mobil keluarga dan menggunakan truk sebagai moda transportasi berikutnya hingga bisa menjangkau kampung pilar, sebuah kampung kecil nan terisolasi di desa gunamekar yang di gunakan sebagai pusat aktivitas baksos Qurban Runaway tahun 2018 ini.

Desa Gunamekar merupakan salah satu desa di Kecamatan Bungbulang. Daerah yang berada di Garut Selatan ini memiliki pemandangan yang sangat indah. Untuk mencapai Desa Gunamekar, kita harus melewati jalan berbukit yang berkelok disertai pemandangan laut selatan yang megah di balik gunung dan bebukitan. Dari ketinggian jalanan desa kita juga bisa menikmati indahnya sungai-sungai besar nan jernih, yang berkelok-kelok seperti ular di bawah jurang sana, sebuah pemandangan langka, terutama bagi relawan yang terbiasa tinggal diperkotaan.

Namun, keelokanan panorama tersebut tak lantas menjadikan kehidupan warga desa gunamekar menjadi seindah sungai, sesejuk udara dan sehangat matahari pagi yang bersinar sempurna menyinari bumi. Jembatan gantung yang terbuat dari kayu dan bambu yang sudah mulai reot merupakan akses yang harus dilalui warga Desa Gunamekar untuk pergi dari satu kampung ke kampung lainnya. Selain itu, warga juga harus melewati jalan terjal nan berbatu dengan jurang yang sangat curam di salah satu sisi jalannya. Bisa di pastikan, di musim hujan, jalanan ini akan menjadi jalanan yang sulit dilalui oleh kendaraan biasa. Desa yang terdiri dari 24 kampung dengan total 946 kepala keluarga ini pun sangat kekurangan air, warga desa harus melalui jalan rusak berkilo-kilo meter untuk mencapai sungai sebagai sumber air mereka untuk keperluan MCK.

Hampir semua warga di kampung ini tinggal dirumah-rumah sederhana yang terbuat dari bilik bambu. Untuk makan sehari-hari, warga memanfaatkan tanaman-tanaman yang mereka tanam di sekitar rumah. Begitu pelosoknya daerah ini, sampai-sampai di Hari Raya Qurban tahun lalu, warga yang hampir tidak pernah merasakan nikmatnya daging ini hanya memotong 1 ekor kambing saja, sangat kontras dengan kondisi mapan di perkotaan yang berpesta dengan daging qurban yang melimpah ruah.

Alhamdulillah, Dengan izin Allah SWT pada musim paceklik (kemarau) tahun ini, Senyum Indonesia hadir menyambangi desa Gunamekar untuk menggelar berbagai aksi sosial di hari raya qurban dalam rangkaian acara Qurban Runaway “membawa kebahagiaan qurban hingga ke pelosok desa”. Selain memotong dan mendistribusikan daging qurban dari 3 sapi dan 3 kambing, pada sabtu dan ahad, 25-26 agustus 2018 ini Senyum Indonesia juga menggelar balai pengobatan dan pengobatan keliling bagi 176 warga di bantu oleh relawan medis dari Rumah Zakat dan DKM Asy-syifa RSHS, tabligh akbar yang dihadiri oleh 400 warga, dauroh anak dan remaja yang di gelar di atas sawah kering bagi 166 adik SD dan SMP, pasar rakyat dan saweran koin sejumlah 2 juta rupiah yang melibatkan 316 warga, tabligh akbar dan makan sate bersama warga, panggung hiburan dari etnic sunda religi dan aneka lomba seperti panjat pinang, tarik sarung, lomba nyate, balap karung dll. Alhamdulillah,

Selama 2 hari itu, satu persatu acara berhasil digelar dengan lancar meski dengan beberapa kendala karena jarak yang cukup jauh, akses yang sangat sulit dan sinyal komunikasi yang nyaris tak ada di berbagai penjuru desa. Alhamdulillah, warga terlibat aktif mulai dari persiapan hingga acara selesai digelar, semua berbahagia menikmati suasana meriah dan manfaat yang ditebar di setiap bagian acara yang digelar.

Selain di Desa Gunamekar, Senyum Indonesia juga menyalurkan total 3 sapi dan 25 kambing ke 9 daerah pelosok lainnya di Jawa Barat yaitu Tasikmalaya, Garut, Purwakarta, Subang, Cianjur, Karawang, Indramayu, Bandung, dan Bandung Barat.

Laporan Selengkapnya di Laporan Qurban Runaway 1439H dan Dokumentasi Kegiatan di Dokumentasi Qurban Runaway 1439H